Contoh Naskah Pidato " Tenggang Rasa"

Pidato merupakan salah satu bentuk ekspresi seni yang menggabungkan antara beberapa dimensi seni performance ( penampilan). Pidato ini sebagai keterampilan, yang bisa dipelajarai oleh siapapun yang mau. Berikut contoh naskah pidato tentang " Tenggang Rasa". Naskah pidato ini merupakan naskah pidato pada lomba " Festival Seni Budaya dan Keterampilan" tingkat Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur tahun 2013.


Selamat membaca naskah pidato ini, semoga bermanfaat !
Assalamu ‘alaikum Wr  Wb.
Bapak ibu dewan juri yang saya hormati.
Bapak ibu Guru yang saya hormati.
Serta rekan – rekan pelajar yang saya banggakan.
Pertama tama kita panjatkan fuji serta syukur kepada Allah SWT, yang berkat irodah dan inayahnya, sampai saat ini kita masih diberikan kesehatan.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkanlah saya menyampaikan materi tentang pentingnya sikap tenggang rasa kepada sesame.
Tenggang rasa, dalam bahasa Jawanya tepo seliro, dalam bahasa sundanya heman. Sedangkan dalam bahasa Inggris, dikenal dengan istilah empaty. Semuanya mengandung arti, sikap menyayangi, menghormati dan menghargai orang lain.
Menanamkan sikap tenggang rasa, harus dimulai dari diri sendiri. Kalau meminjam istilah dari Aa Gim, seorang da’i mashur, bahwa penanaman nilai kesolehan, dimulai dengan 3M. M yang pertama, mulai dari diri sendiri.
M yang kedua, mulai dari hal terkecil
M yang ketiga, mulai saat ini.
Begitu pun dengan sikap tenggang rasa. Mulailah dari diri sendiri atau “ibda binafsi”. Bila kita menyayangi dan membantu teman yang sedang kesulitan, berarti kita sudah memiliki sikap tenggang rasa.
Hadirin yang berbahagia,
Beberapa waktu lalu, ibukota Negara kita, Jakarta, mengalami musibah banjir. Kita melihat dari media televise, begitu menderitanya penduduk disana. Rumahnya terendam, harta bendanya juga habis terendam, bahkan ada yang meninggal dunia..
Pertanyannya, apa yang bisa kita lakukan ?
Tentunya banyak. Pertama kita berdo’a kepada Alloh SWT agar mereka diberi kesabaran. Yang kedua, kita bisa memberi bantuan berupa pakaian, makanan, atau apa saja yang layak kita berikan.
Bila demikian, berarti kita sudah memiliki sikap tenggang rasa.
Contoh yang lainnya, misalnya kita lihat ibu sibuk bekerja dirumah. Menyapu, mencuci piring, mencuci pakaian, mengepel ataupun menyetrika. Tentunya kita tidak akan tinggal diam. Kita akan membantunya apa yang bisa kita bantu.
Jadi teman – teman,
Tenggang rasa adalah sikap yang kita miliki, sebagai salah satu tanda anak yang baik, dan itu harus ditanamkan serta dipupuk sejak kita kecil.
Demikian pidato singkat saya tentang sikap tenggang rasa. Semoga bermamfaat bagi kita semua. Amiinn.
Wassalamu ‘alaikum. Wr. Wb.



Tag : Pidato
0 Komentar untuk "Contoh Naskah Pidato " Tenggang Rasa""
Back To Top