Untuk silaturahim, silakan "like" fanspage FB kami, atau ikuti @denikurnia76, atau Silakan kirim artikel anda ke fadlirobi@gmail.com

www.diaf.web.id

Cara Setting DNS Domain Web.id untuk Blogspot di Freedns.afraid.org

Melalui akun Google+, saudara Abito Harry berkomentar atas artikel saya yang berjudul " Kelebihan dan Kekurangan Beli Domain di Idwebhost", yang berbunyi :

" Assalamualaikum. ..
misi gan mau tanya, saya ka baru beli domain .web.id di idwebhost gimana ya cara atur dns-nya. apakah harus pake hosting?. mohon dengan sangat bantuannya.
wass. . .
". 

Sengaja jawaban saya melalui blog ini dalam bentuk artikel agar sahabat-sahabat kita yang memiliki problem yang sama, mendapatkan informasi yang memadai.

Tulisan ini bukan tutorial saya sendiri, melainkan pengalaman saya mengubah subdomain blogspot ke www.diaf.web.id. Saya browsing, dan mendapatkan ilmu cara setting DNS domain .id ( apa saja) untuk blogspot. Memang, di banyak registrant, domain lokal Indonesia tidak bisa diseeting dns-nya di registrant tempat kita membeli domain tersebut. Sepengetahuan saya, hanya di RumahWeb.com yang menyertakan layanan setting DNS.

Untuk mengatasinya, kita numpang saja di freedns.afraid.org. Tutorialnya bisa sahabat Abito atau yang lainnya buka di link-link berikut ini :

  • http://blog.mixmaxspace.com/domain/penggunaan-dns-freedns-afraid-org-untuk-blogspot 
  • http://www.arie.pro/cara-setting-domain-id-ke-blogspot/ 
  • http://blog.dapurhosting.com/nama-domain/menggunakan-free-dns-manager-dari-freedns-afraid-org.html 

Setidaknya 3 link di atas bisa menjadi rujukan untuk mengalihkan domain web.id yang kita miliki ke subdomain blogspot.

Semoga bermanfaat !
Salam Guru Blogger Cianjur
www.diaf.web.id

Pembelajaran Berbasis IT di TKA-TPA Al-Barkah Assaprudiniyyah Cianjur

Inovasi, kreasi, dan konsistensi, setidaknya tiga kata yang mau tidak
mau harus ditempuh lembaga pendidikan agar ia mampu tetap eksis dan
mendapat kepercayaan masyarakat.

Inovasi, mengandung makna bahwa pembelajaran harus dengan berbagai
metodologi yang 'up-to-date', dengan cara yang disukai peserta didik
dan tidak membosankan.

Kreasi, bermakna semua peraga dan penunjang pembelajaran haruslah
terus menerus dikreasikan agar tetap nyaman dan efektif menunjang
suksesnya pembelajaran.

Konsistensi, hal yang sangat urgen untuk senantiasa dipegang para
stakeholder lembaga pendidikan. Tetap istiqomah menjalankan fungsinya
mencerdaskan anak bangsa. Tetap berkomitmen untuk membumikan al
Qur'an di dada para generasi muslim.

Dari ketiga hal di atas, setidaknya sedang diupayakan oleh TKA-TPA
Al-Barkah, yang bernaung di bawah Yayasan Al Barkah Assaprudiniyyah
Mande Cianjur. Yayasan yang diketuai oleh Ust. Asep Saprudin, S.Pd.I,
seorang penceramah ini berupaya mengintegrasikan pembelajaran
salafiyah dengan teknologi informasi. Salah satunya pembelajaran
menggunakan LCD proyektor untuk unit pendidikan TKA-TPA ( disamping
PAUD, MDT, dan Ponpes.

Upaya ini cukup menarik bagi peserta didik. Mereka antusias 'menonton'
tayangan di layar. Terkadang bersorak gembira, walau ada juga yang
kurang memperhatikan.

Bukan hanya faktor penggunaan sedikit 'sentuhan' teknologi yang
membuat Al Barkah makin dipercaya masyarakat. Kepadatan pembelajaran,
keefektifan waktu, dan suasana lingkungan belajar yang memadai, juga
memberikan sumbangsih bagi makin eksisnya lembaga pendidikan Al Qur'an
bagi anak ini.

Ya, setidaknya upaya mencerdaskan anak bangsa mesti dilakukan dengan
berbagai metode yang menarik. Semoga tetap istiqomah dan penuh
kesabaran ! Wallahu a'lam:):):)

Catatan singkat ketika berkunjung ke TKA-TPA Al-Barkah, setelah
sebelumnya mengadakan kunjungan ke PAUD dan TK Rijaalul Ummah.

Semoga bermanfaat!
Salam Guru Blogger Cianjur
www.diaf.web.id

Menyoal Wajibnya Ekstrakurikuler Pramuka dalam Kurikulum 2013

Salah satu kebjakan pemerintah pasca implementasi Kurikulum 2013
(K-13) yang perlu dipertanyakan adalah diwajibkannya ekstrakurikuler
Pramuka. Kebijakan tersebut didasarkan pada pertimbangan sederhana
mengenai urgensi diperlukannya alat pendidikan karakter bagi generasi
muda di jenjang pendidikan dasar dan menengah. Namun apakah Pramuka
wajib ini akan efektif atau hanya reaktif?

Hampir semua sekolah yang merupakan pangkalan atau gugus kegiatan
Pramuka mengalami kebingungan perihal pola pendidikan kepramukaan yang
mesti sesuai dengan 'keinginan' pemerintah. Mengambil contoh pada
jenjang pendidikan menengah atas, peserta didik kelas X dan XI wajib
mengikuti ekstrakurikuler Pramuka. Tentu menjadi hal yang fantastis
dari segi kuantitas yang akan mengikuti kegiatan tambahan ini. Tentu
bangga bahwa Pramuka makin diakui eksistensinya, namun perlu
dipertanyakan persiapan matang ketika Pramuka diikuti dengan sedikit
penekanan 'wajib'.

Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud harus proaktif menjalin kerjasama
aktif dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dalam menenntukan arah
pembinaan karakter melalui Pramuka. Pemerintah juga jangan lantas
menutup mata dengan alasan penyeragaman minat kegiatan tambahan
Pramuka akan mampu mengurai kemiskinan karakter peserta didik.
Penanganan atau pembinaan terhadap orang yang berminat melakukan
sesuatu dipastikan akan sangat berbeda dengan orang yang mengikuti
kegiatan atas dasar diwajibkan.

Hal lain yang perlu diingat secara seksama adalah Undang-undang Nomor
12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, termasuk di dalamnya AD/ART
Gerakan Pramuka. Kaitan produk konstitusi ini dengan proses pewajiban
ekstrakurikuler Pramuka merupakan hal yang kurang sesuai jika tidak
mau disebut sebagai tindakan inkonstitusional penyelenggara negara.
Pasalnya dalam UU tersebut dijelaskan secara gamblang bahwa kegiatan
Pramuka bersifat mandiri, sukarela, dan nonpolitis. Sukarela
dijelaskan bahwa keanggotaannya atas kemauan sendiri, tidak ada
paksaan atau diwajibkan.

Rasionalisasi maupun alasan diwajibkannya sebuah ekstrakurikuler yang
asalnya bersifat sukarela sebagai langkah tanggap darurat pendidikan
karakter, jangan sampai menjadikan pemerintah terkesan reaktif.
Menjadikan Pramuka sebagai alat pendidikan karakter harus
memperhatikan aturan perundang-undangan yang dibuat. Padahal dalam
konteks pembelajaran berbasis masalah yang muncul di K-13, hal ini
termasuk permasalahan yang perlu dicarikan solusi. Jika pemerintah
tidak cepat dan tepat menyikapi hal ini, tidak menutup kemungkinan
akan menjadi pemicu awal malfungsi konstitusi. Wallahu 'alam.:)

Catatan :
Tulisan ini buah karya Heri Ismanto, guru SMAN 2 Banjar, dimuat di
rubrik Forum Guru HU Pikiran Rakyat, dengan perubahan seperlunya.

Salam Edukasi
www.diaf.web.id

Berbagi Pengalaman Bagi Guru Blogger Pemula

"Berbagi pengalaman bagi guru blogger pemula", mungkin judul yang
terlalu berlebihan. Mengapa demikian? Dalam dunia blogging, saya pun
termasuk newbie, pemula, dan masih "mentah". Sebagai guru yang hobi
ngeblog, saya terus belajar dan belajar dari para ahli dan master di
bidang ini.

Mungkin banyak pertanyaan yang muncul, apa yang dapat kita peroleh
dari ngeblog ini. Secara jujur, banyak motivasi dari para blogger
dalam melakukan aktivitas bloggingnya. Ada yang murni berbagi, atau
ada juga yang menjadikannya sebagai wadah berekspresi, dan banyak juga
yang menjadikannya "pintu" datangnya rizki, yang dikenal dengan
"monetisasi" blog. Semua sah-sah saja, karena semuanya berlomba
mempersembahkan artikel yang bermanfaat dan banyak dicari netter.

Begitu juga saya. Sesuai header blog ini, " Diaf Edukasi, Blog Guru
Cianjur", berusaha membuat artikel-artikel bermanfaat sesuai
kemampuan, yang dibungkus dalam bingkai DAKWAH. Semangat berbagi
edukasi, dan sekian persen tergiur juga untuk mendapatkan penghasilan
dari ngeblog ( he..he..lihat di atas dan di bawah artikel ini,
terpampang iklan ). Namun lebih penting dari itu, alhamdulillah saya
mendapatkan kenikmatan dalam dunia ngeblog ini.

Berbekal HP murah (Nokia Asha 210 Dual Sim), aktivitas blogging saya
dikendalikan dari gadget ini. Puluhan artikel terkirim dari hp middle
end ini, yang bisa saya posting kapan pun dan dari mana pun.

Kembali ke pokok judul di atas, pengalaman apa yang bisa dibagi?
Beberapa di antaranya silakan baca berikut ini ( namun afwan, bukan
untuk menggurui :)).

Pengalaman #1
Bagaimana membuat artikel menarik? Memang banyak tutorial di internet
untuk masalah ini, namun menurut saya, tulisan yang menarik adalah
tulisan yang materinya kita kuasai dan kita suka. Contoh
,Masbadar.com. Ia suka desain, blognya pun penuh dengan artikel desain
grafis.

Pengalaman #2
Kapan dan seberapa seringnya kita memposting artikel? Yang saya
lakukan adalah kapanpun dan tanpa beban. Banyak artikel di blog ini
saya buat ketika naik angkot, sedang mengikuti acara, atau ketika
jalan-jalan atau bahkan ketika duduk-duduk di serambi mesjid. Beberapa
di antaranya, tak disangka, menempati posisi bagus di hasil pencarian
Google.

Pengalaman #3
Bagaimana mempromosikan blog kita? Banyak tempat promosi gratis atau
berbayar. Namun daripada pusing, bagi blogger pemula seperti saya:),
lebih baik fokus saja menulis dan menulis. Dengan sendirinya mesin
pencari akan mengindeks artikel yang bagus.

Tiga poin dulu berbaginya. Yang terpenting sekarang, saya mengajak
para guru untuk giat melaksanakan tugasnya, dan kembangkan kemampuan
akademis anda dengan menuangkannya dalam blog. Dengan banyaknya konten
positif yang diwarnai para guru, insya ALLAH internet kita akan makin
positif.

Semoga bermanfaat !
Salam Guru Blogger Cianjur
www.diaf.web.id
www.satmanku.blogspot.com

Mengenal Abu Nawas Lewat Syair Gubahannya

Kita sering melantunkan syair " Ilaahi Lastulil..."dalam berbagai kesempatan. Sebuah syair yang benar-benar menyadarkan kita tentang hakikat dan tujuan hidup kita. Entah tahu atau tidak bahwasannya pengarang syair legendaris itu adalah seorang tokoh bernama Abu Nawas. Siapa Abu Nawas atau Abu Nuwas itu ?

Berikut penjelasan Wikipedia : Abu-Ali Al-Hasan bin Hani Al-Hakami (756-814), biasanya dikenal sebagai Abū-awās atau Abū-Nuwās (Bahasa Arab:ابونواس), adalah seorang pujangga Arab. Dia dilahirkan di kota Ahvaz di negeri Persia, dengan darah Arab dan Persia mengalir di tubuhnya. Abu Nawas dianggap sebagai salah satu penyair terbesar sastra Arab klasik. Abu Nawas juga muncul beberapa kali dalam kisah Seribu Satu Malam.

Abu Nuwas adalah penyair terkenal pada masa Bani Abbasiyyah, sehingga ia digelari sebagai pemimpin penyair di jamannya. Namun perjalanan hidupnya penuh kontroversi, terutama lewat syair-syair gubahannya, yang banyak " dikotori" dengan kata-kata yang tidak pantas. banyak tokoh yang mengatakannya sebagai tokoh zindik, namun tak sedikit juga yang menolak pendapat itu.

Walau demikian, ada satu prinsip yang kita pegang, " Undzur maa Qoola walaa tandzur man qoola". Lihat, simak, dan perhatikan apa yang dikatakan ( sesuatu kebenaran), jangan memperhatikan siapa yang mengatakannya. Dalam kasus ini, sebagaimana di awal, bagaimanapun kehidupan Abu Nawas, tetaplah ia mewariskan syair legendaris yang sering dibaca kalangan Muslim.

Mari kita simak dan renungkan makna " Syair Abu Nawas" berikut ini, yang saya "ambil" dari Blog Pustaka Lebah


شعر أبو نواس
----------------------
إلهي لست للفردوس أهلا...
Wahai Tuhanku! Aku bukanlah ahli surga
ولا أقوى على نار الجحيم...
Tapi aku tidak kuat dalam neraka
فهب لي توبة واغفر ذنوبي...
Maka berilah aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku
فإنّك غافر الذّنب العظيم...
Sesungguhnya engkau Maha Pengampun dosa yang besar
ذنوبي مثل أعداد الرّمال...
Dosaku bagaikan bilangan pasir
فهب لي توبة ياذا الجلال...
Maka berilah aku taubat wahai Tuhanku yang memiliki keagungan
وعمري ناقص في كلّ يوم...
Umurku ini setiap hari berkurang
وذنبي زائد كيف احتمال؟؟؟
Sedang dosaku selalu bertambah, bagaimana aku menanggungnya???
إلهي عبدك العاصي أتاك...
Wahai Tuhanku! Hamba-Mu yang berbuat dosa telah datang kepada-Mu
مقرّا بالذّنوب وقد دعاك
Dengan mengakui segala dosa, dan telah memohon kepada-Mu
فإن تغفر فأنت لذاك أهل...
Maka jika engkau mengampuni, maka Engkaulah ahli pengampun
وإن تطرد فمن نرجو سواك؟؟؟
Jika Engkau menolak, kepada siapakah lagi aku mengharap selain kepada Engkau???


Semoga bermanfaat !
Salam, Guru Blogger Cianjur

Para Ulama Berbicara Mengenai Pentingnya Bekerja

Seberapa penting bekerja itu di mata para ulama terdahulu? Berikut
beberapa pendapatnya yang saya ambil dari buku " Fiqih Wanita", buah
tangan Dr. Yusuf Qaradhawi.

TIDAK MAU BEKERJA ADALAH AHLI BID'AH DAN MEMILIKI SIKAP BURUK

Imam Ahmad bin Hanbal pernah diminta tanggapannya pada suatu kaum yang
tidak bekerja, tetapi mengatakan,"Kami adalah orang-orang yang
bertawakkal." Ia berkata, " Mereka adalah orang-orang ahli bid'ah.
Mereka adalah orang-orang yang memiliki sikap buruk yang menginginkan
dunia ini berhenti berputar."

TIDAK MAU BEKERJA ADALAH ORANG BODOH

Abdullah bin Ahmad bertanya kepada Imam Ahmad, dari suatu kaum yang
mengatakan, " Kami bertawakkal kepada Allah dan kami tidak berusaha."
Ia berkata, " Hendaknya setiap orang bertawakkal kepada Allah, tetapi
mereka tidak berusaha. Perkataan ini adalah perkataan orang bodoh."

TIDAK MAU BEKERJA ADALAH PERBUATAN HINA

Dari Muhammad bin Ashim, ia berkata," Telah sampai berita kepadaku
bahwa Umar bin Khaththab jika ia melihat anak muda yang membuatnya
kagum, maka ia akan menanyakan perihal anak itu, apakah anak itu
memiliki pekerjaan? Jika dikatakan, 'Tidak' maka ia akan berkata,"
Telah jatuh derajat anak itu di mataku."

TIDAK MAU BEKERJA ADALAH PERBUATAN PEMINTA-MINTA

Said bin Musayyab pernah berkata, " Siapa saja yang hanya berdiam diri
di mesjid, tidak bekerja, dan hanya menerima siapa yang memberikan
sesuatu kepadanya, maka sesungguhnya orang itu telah menjadi
peminta-minta."

TIDAK MAU BEKERJA, MAKA NILAI KEMANUSIAANNYA TELAH RUSAK

Imam Ar-Raghib al-Ishfahani pernah berkata, " Siapa saja yang tidak
mau berusaha dan bekerja, maka ia nilai kemanusiaannya telah rusak,
bahkan nilai kebinatangannya, dan menjadi orang yang telah mati."

Pendapat para ulama tentang betapa pentingnya bekerja mencari karunia
Allah, menjadi relevan saat ini. Betapa tidak, saya sering melihat
banyak anak muda yang bersantai-santai, berleha-leha, dan sepanjang
hari menghabiskan waktu untuk hal yang tidak berguna. Padahal mereka
butuh makan, jajan, butuh uang untuk rokok dan sebagainya. Apakah
mereka tidak mampu bekerja? TIDAK. Potensi mereka besar, tenaga dan
kognitif mumpuni. Hanya faktor ketidakmauan yang memenjarakan mental
mereka.

Ya, semoga saja tulisan ini bisa memberikan sedikit refleksi, bahwa
bekerja mencari karunia Allah, dengan mengerahkan segenap potensi,
adalah bernilai IBADAH.

Diaf Edukasi
Salam, Guru Blogger Cianjur

Catatan Kecil dari Shalat Istisqo di Alun-alun Cibalagung

Shalat Istisqo, menurut wikipedia adalah   (bahasa Arab: صلاة الاستسقاء)   salat Sunah yang dilakukan untuk meminta diturunkannya hujan. Salat ini dilakukan bila terjadi kemarau yang panjang atau karena dibutuhkannya hujan untuk keperluan/hajat tertentu. Salat istisqa dilakukan secara berjamaah dipimpin oleh seorang imam.

Untuk memohon diturunkannya hujan, ada 3 tahap upaya yang bisa dilakukan. Pertama, dengan seringnya berdoa, kapan pun. Yang kedua, berdoa pada hari Jumat ( sayyidul ayyam). Dan yang ketiga adalah dengan melaksanakan sholat istisqa secara berjamaah.

Saya pribadi memberikan penghargaan yang besar kepada Bapak H. Ute Misbahudin, Kepala Desa Kademangan Kecamatan Mande, Ketua MUI Kec. Mande, dan Pengurus Mesjid Besar Assu'ada, yang dengan inisiatifnya mengajak masyarakat untuk melaksanakan shalat istisqa di Lapangan Alun-alun Cibalagung. Jumat kemarin, terlaksanalah shalat istisqa, yang subhanallah  dihadiri para alim ulama, tokoh, dan masyarakat Kecamatan Mande.

Sebuah langkah baik tentunya. Di tengah keterbatasan manusia, ada upaya untuk memohon sesuatu kepada yang serba Maha. Kekeringan, membuat manusia kesulitan. Namun bila ditempuh dengan kesabaran dan upaya maksimal untuk mengatasinya, inilah yang insya Allah mendatangkan keridhoan Allah SWT.

Namun, di balik kegembiraan di atas, saya pun memiliki kemirisan dan kekecewaan. Bukan masalah individual, namun insya Allah opini ini adalah opini sebagian besar pribadi Muslim yang masih memiliki kecintaan kepada syiar agamanya. Kemirisan dan kekecewaan tersebut, setidaknya tercermin dari beberapa catatan berikut :

1. Shalat istisqo merupakan ibadah sunnah musiman yang jarang dilakukan. ia dilakukan hanya ketika musim kemarau. Menurut saya, inilah momen untuk beribadah sunnah tersebut secara maksimal. Namun ternyata animo masyarakat kurang.

2. Shalat istisqo, dilakukan secara berjamaah dan di tempat terbuka. Tentu ini menjadi syiar agama yang urgen untuk memperlihatkan keutuhan dan kebesaran Islam. Namun, seperti yang dilihat digambar, jamaah yang hadir tak sesuai dengan harapan.

3. Manusia adalah makhluk lemah. Dengan kelemahan tersebutlah manusia memiliki otoritas dan hak untuk meminta sesuatu kepada Sang Kholik. Shalat istisqo adalah upaya untuk memohon kepada-Nya, salah satunya memohon diturunkannya hujan.

Namun bagaimanapun, inilah upaya dari hamba-hamba yang lemah untuk mendapat keridhoan dari Allah SWT.

Semoga bermanfaat !
Salam, Guru Blogger Cianjur

 

6 Manfaat atau Faedah Shalat Malam/Tahajjud

(Diaf.web.id) Tahajjud, menurut Al Imam Al-Qurthubi, " Berdiri atau
bangun dari tidur untuk melakukan shalat".

Shalat Tahajjud atau shalat malam sangat besar keistimewaan dan
manfaatnya bagi seorang muslim, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "
Hendaklah kalian melakukan shalat malam, karena ia merupakan perilaku
atau adat kebiasaan orang-orang salih sebelum kalian, dan juga
pendekatan diri kepada Allah SWT, penghalang dari dosa, penghapus
segala keburukan dan menghalau penyakit dari tubuh". ( Al Fathul-Kabir
no. 3958).

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda, " Kemuliaan seorang
mu'min--terletak pada--shalatnya di waktu malam". ( Al Fathul Kabir
no. 3604).

Dari dua hadits ini, dapat disimpulkan bahwa sedikitnya ada 6 faedah
shalat malam, yaitu :

1. Membentuk karakter atau kepribadian shaliihiin atau orang-orang
sholih, karena ia merupakan adat kebiasaan orang-orang shalih sejak
dulu.

2. Sarana mendekatkan diri atau taqarrub kepada Allah. Artinya, dengan
shalat malam seseorang akan semakin dekat dengan Allah.

3. Mencegah dari dosa. Artinya, dengan shalat malam seseorang dapat
menguasai dirinya serta membentenginya dari perbuatan dosa.

4. Menghapus atau menghilangkan segala keburukan, yaitu segala sifat
buruk dan keburukan hati, seperti dengki, dendam, tamak, bakhil,
sombong, riya, buruk sangka dan segala sifat tercela lainnya, yang
semua itu merupakan sumber penyakit rohani.

5. Menghalau atau mengusir penyakit-penyakit jasmani. Artinya, dengan
shalat malam, segala macam penyakit jasmani pun akan sembuh juga.

6. Shalat malam akan membuat seorang mu'min mencapai kemuliaan dan
kejayaan di dunia dan di akhirat.

Dan masih banyak lagi hadits-hadits Nabi SAW serta penjelasan para
ulama yang menyebutkan keistimewaan shalat malam, sehingga wajarlah
bila Nabi SAW bersabda, " Hendaklah kalian melakukan shalat malam,
walaupun hanya satu rakaat." ( HR Ath-Thabrani, dalam At-Targhib
wat-Tarhib juz I hal 292 no. 932).

Sumber : Hikmah Zikir Berjamaah, Ust. Arifin Ilham, terbitan Republika
Penerbit )


Semoga Bermanfaat!
Salam Guru Blogger Cianjur

Lirik dan Notasi Lagu Bidadari Syurga

Lagu Bidadari Surga, yang dilantunkan almarhum Ust. Jefri ( Uje ) merupakan salah satu lagu favorit saya. Liriknya begitu menyentuh dan "menyadarkan" bagi saya sebagai seorang suami dan ayah bagi anak-anak. Lagu inipun mengingatkan akan fungsi dan tugas seorang suami.

Bagi anda yang senang menyanyi diiringi petikan gitar, berikut saya posting lirik dan notasi lagu " Bidadari Surga" ( Sumber : https://www.facebook.com/ChordGitarEndLirikLagu/posts/399037280196506 ).

Bidadari Surga - Uje (Ust. Jefri Al-Buchori)

Intro : Am G F
Em Dm C G Am
Am G
Setiap manusia punya rasa cinta

F E
yang mesti dijaga kesuciaanya
Dm Am
namun ada kala insan tak berdaya
F E Am F E Am
saat dusta mampir bertahta
Am G
ku inginkan dia..yang punya setia
F E
yang mampu menjaga kemurniaannya
Dm Am
saat ku tak ada ku jauh darinya
F E Am
amanah pun jadi penjaganya

Reff :
Am Dm
hatimu..tempat berlindungku
G C E
dari kejahatan syahwatku
Am A Dm
Tuhanku merestui itu
G C
dijadikan engkau isteriku
E Am G F E Am G F E
engkaulah...Bidadari Surgaku
Am G
tiada yang memahami segala kekuranganku
F E
kecuali kamu, bidadariku
Dm Am
maafkanlah aku dengan kobodohanku
F E Am
yang tak bisa membimbing dirimu
kembali ke : Reff (2x)
E Am F E
Engkaulah Bidadari Surgaku
Am
Robbanaa hab lanaa
Dm Am
Min azwajinaa
E
Wa dzurriyatinaa
F E
Qurrota a'yun waj'alnaa
Am
Lil muttaqiina
F Dm E
Imaamaa Imaamaa Imaamaaa
E Am G F E, Am G F E
engkaulah Bidadari Surgaku
outro : Am

Semoga bermanfaat !
Salam Guru Blogger Cianjur 


Sumber gambar : http://yusufmansur.com/memoar-uje/

Fasting Can Change Your Life

"Fasting can change your life", sebuah deskripsi sebuah gambar di
Republika Online. Arti dari kalimat tersebut adalah " Puasa itu dapat
merngubah hidupmu". Benarkah ?

Kalau dilihat dari agama Islam, jelas puasa atau shaum itu memiliki
keutamaan yang banyak. Bahkan Nabi Muhammad SAW pernah bersabda,
"Shumu Tashihuu", bershaumlah niscaya kamu sehat. Dalam Islam, shaum
mengandung banyak aspek. Aspek ibadah, riyadhoh, dan bahkan kesehatan.

Ada yang menarik dari pernyataan Guru Besar Universitas Diponegoro,
Prof. Susilo Wibowo. Beliau mengatakan, bahwa dengan shaum, selain
mengurangi kerusakan sel tubuh juga dapat memperlambat efek penuaan.
Subhanalloh !

Di Jepang ada frasa kata yang berbunyi, " Hara Hachi Bu", yang artinya
makan jangan lebih dari 80 persen kapasitas perut. Ini mengisyaratkan
pengaturan pola makan.

Di Jawa, ada kalimat bijak, " Yen wis yuswo, ayo podo turu longan,
nggo ibadah, ojo lali ugo mangan longan", saat menginjak usia tua,
kurangi tidur dan kurangi makan, kurangi tidur, dan perbanyak ibadah.

Di Sunda berkembang babasan, " Lamun hayang PEURAH, kudu PEURIH". Arti
dari babasan tersebut, jika kita ingin berwibawa, berilmu, dan
memiliki kebijaksanaan, caranya dengan PEURIH, siap mengarungi
penderitaan, riyadhoh ( latihan), ataupun 'kesengsaraan'. Termasuk
dengan rajin shaum.

Selain shaum wajib Ramadhan, sebagai muslim baik pula mendawamkan
shaum sunnah, seperti shaum Senin Kamis, shaum Daud, ataupun shaum 3
hari setiap pertengahan bulan Islam.

Sebenarnya banyak hikmah yang bisa kita gali dari ibadah shaum. Namun
kalimat judul di atas setidaknya menyiratkan "HEBAT" nya melaksanakan
shaum.

" Fasting can change your life". Insya Allah ! :):):)

Salam Guru Blogger Cianjur !

Sumber gambar : http://thisisgender.com/jihad-perempuan-di-bulan-puasa/